Hadits: Puasa Menjaga Nafsu Syahwat

Hadits Shahih Al-Bukhari No. 1772 - Kitab Shaum
Puasa bagi orang yang khawatir atas dirinya karena (nafsu) kelajangannya

حَدَّثَنَا عَبْدَانُ عَنْ أَبِي حَمْزَةَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ قَالَ بَيْنَا أَنَا أَمْشِي مَعَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَنْ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

Telah menceritakan kepada kami 'Abdan dari Abu Hamzah dari Al A'masy dari Ibrahim dari 'Alqamah berkata; Ketika aku sedang berjalan bersama 'Abdullah radliallahu 'anhu, dia berkata: Kami pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang ketika itu Beliau bersabda: "Barangsiapa yang sudah mampu (menafkahi keluarga), hendaklah dia menikah karena menikah itu lebih bisa menundukkan pandangan dan lebih bisa menjaga farji (nafsu syahwat). Barangsiapa yang belum sanggup (menikah) maka hendaklah dia berpuasa karena puasa itu akan menjadi benteng baginya".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadits: Rasulullah saw Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak

Hadits: Waktu Berbuka Puasa

Hadits: Shalat Qashar bagi Musafir